Dari Kepulauan Menuju Generasi Berkualitas: Bakti Sosial SGI Master Teacher 41 Palu

94
Bakti Sosial SGI Master Teacher 41 Palu

Peserta Program Pelatihan SGI Master Teacher (SMT) Angkatan 41 Palu telah melakukan bakti sosial pada Selasa, 08 September 2020. Kegiatan bakti sosial ini dilakukan oleh Guru Mirna A. Tolla, SM.,MM sebagai salah satu tugas akhir program SGI Master Teacher yang menjadi syarat menuju wisuda. Kegiatan Bakti Sosial ini berlangsung mulai dari pukul 13.00-20.00 WITA di masjid At-Taqwa desa Mata Kecamatan Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah yang diikuti oleh anak-anak TPA Al-Muhajirin desa Mata yang keseluruhan masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Kegiatan ini berjalan lancar dari awal sampai akhir sesuai dengan apa yang diharapkan tanpa ada hambatan apapun.

Kegiatan Bakti Sosial yang bertemakan “Membangun Generasi Qur’ani yang Cerdas, Bertaqwa dan Berakhlak” memiliki makna dan harapan mewujudkan generasi yang cinta kepada Allah dan Al-quran. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan bantuan kepada anak-anak TPA Al-Muhajirin desa Mata. Perlu diketahui bahwa desa Mata merupakan sebuah desa yang mayoritas penduduknya adalah nonmuslim dengan perkiraan selisih persentasenya yaitu 25% penduduk muslim dan 75% nonmuslim. Desa ini juga dikelilingi 3 desa yang yang penduduknya 100% nonmuslim. Jarak tempuh desa ini dari Kota Palu (Ibu kota Sulawesi Tengah) yaitu ±12 jam menggunakan kendaraan roda empat dan dilanjutkan dengan 5 jam menggunakan kapal laut, kemudian menggunakan roda 2/4 sekitar 1,5 jam. Desa ini merupakan sebuah desa yang terkebelakang, tidak ada sinyal di desa ini.

Pelatihan kepada anak-anak oleh Peserta SMT

Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan kepada anak-anak TPA tetapi juga memberikan perhatian lebih dengan berbagai kegiatan pendukung lainnya yang menambah semangat dan motivasi anak-anak untuk terus belajar membaca Agama khususnya Al-quran. Mengingat bahwa belajar membaca Al-quran merupakan kegiatan inti/wajib dan rutin di setiap TPA, maka pada kegiatan ini anak-anak dilatih membaca huruf-huruf Al-quran yang benar dengan tajwid. Hal ini bertujuan untuk membentuk generasi qur’ani yang cerdas dengan bacaan yang benar dan berkualitas.

Kegiatan Bakti Sosial ini diawali dengan kegiatan membersihkan masjid yaitu menyapu, mengepel, merapikan peralatan-peralatan sholat, membersihkan sampah-sampah dan menanam pohon pucuk merah di halaman masjid Bersama-sama.

Kegiatan yang paling seru adalah games. Salah satu game yang dimainkan yaitu game Tikus dan Kucing. Game ini dimainkan dengan memilih satu anak sebagai kucingnya, satu anak lagi sebagai tikus dan yang lainnya berpegangan tangan membentuk lingkaran yang berperan untuk melindungi si tikus agar tidak tertangkap oleh si kucing. Game ini melatih anak-anak untuk bekerjasama dalam mencapai suatu tujuan.

Selain games, kegiatan seru lainnya yaitu lomba azan dan qomat untuk ihwan dan juga lomba bacaan sholat dan doa sehari-hari untuk akhwat. Kedua kegiatan ini merupakan kegiatan yang paling disukai anak-anak. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme anak-anak pada kedua kegiatan ini.

Dan acara puncak pada kegiatan ini adalah penyerahan hadiah kepada anak-anak hasil dari perlombaan tersebut. Hadiah yang diberikan merupakan bantuan yang diberikan oleh SMT yang dikemas seperti sebuah hadiah. Hadiah tersebut berupa iqro dan alat tulis yang sangat dibutuhkan mereka untuk bisa belajar tidak hanya di masjid tapi juga di rumah masing-masing. Hadiah ini tidak hanya untuk pemenang lomba melainkan untuk semua anak-anak yang berpartisipasi pada kegiatan bakti sosial ini. Namun, khusus untuk pemenang lomba mendapat hadiah tambahan. Hal ini dilakukan untuk memotivasi anak-anak untuk lebih giat lagi belajar.

Kegiatan Bakti Sosial ini sangat berkesan bagi peserta SMT 41 Palu maupun anak-anak TPA Al-Muhajirin desa Mata. Banyak pengalaman yang didapatkan seperti rasa peduli untuk berbagi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY