Artikel

Road Show Guru Pemimpin Kota Palu: Menjadi Guru Kreatif di Masa Pandemi

Pembelajaran di masa pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh guru di Indonesia. Lebih dari 200 guru yang sedang menjalani program SGI Master Teacher angkatan 41 menggelar Road Show Guru Pemimpin secara serentak bulan Agustus-September 2020 dalam rangka berbagi inspirasi pembelajaran di masa pandemi baik secara daring maupun luring dengan protokol kesehatan.

Peserta program SGI Master Teacher angkatan 41 kota Palu menggelar workshop bertajuk “Display Kelas” sebagai rangkaian kegiatan Road Show Guru Pemimpin pada hari Rabu (26/8) di ruang serba guna MIN 1 kota Palu. Display kelas yang menarik dapat menjadi media pembelajaran daring di masa pandemi dengan cara ditampilkan dalam bentuk foto maupun video. Bagi guru kreatif, masa pandemi bisa dimanfaatkan untuk menghias kelas menjadi lebih cantik dan menarik untuk menyambut kehadiran peserta didik yang sangat dirindukan.

Acara ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu yaitu Ma’sum Rumi, serta turut hadir juga Kasi Pendis Kemenag Kota Palu; Dra. Hj. Nurlaili, Ketua Pokjawas; Drs. Alfian, M.Pd.,  Pengawas Pembina Madrasah Ibtidaiyah; Nur Alam, S Pd., M.Pd, dan Kepala MI se Kota Palu. Dalam arahanya, Ma’sum berharap para guru dapat terbantu untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna, efektif dan menyenangkan, dan juga mendorong para guru untuk terus melakukan inovasi dalam melakukan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Dia juga menambahkan bahwa display kelas merupakan inovasi dari para tenaga pendidik (guru), dalam hal ini saya sangat tertarik,  mendukung, dan  sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini, apalagi ini dikelola dan dilaksanakan oleh guru-guru yang tergabung dalam  Sekolah Guru Indonesia (SGI).

Sementara itu ketua panita pelaksana workshop yang juga sebagai salah satu peserta SMT 41 kota Palu, Erni Palinge, berharap agar  kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kreatifitas guru dalam mengolah dan mendesain kelas sehingga menjadi lebih menarik, berwarna, dan mampu menciptakan daya imaginasi disetiap jiwa peserta didik yang mendukung proses mengajar-belajar berlangsung. Selain sebagai hiasan dinding yang bersifat kreatif, display juga berfungsi sebagai media pembelajaran sekaligus asisten guru dikelas yang mampu menjadikan sistem pembelajaran lebih bermakna, imbuhnya. Sebagai tambahan, ia mengungkapkan bahwa SGI adalah organisasi pengkaderan kepemimpinan guru, salah satu wadah peningkatan mutu guru yang turut berpartisipasi dalam memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia.

Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah Menjadi Guru Kreatif di Masa Pandemi. Selanjutnya, Retno Niko Usuli, M.Pd., adalah sebagai narasumber dalam kegiatan RGP ini. Sungguh, selama acara berlangsung ia mampu memaparkan materi-materi yang sangat menarik sehingga para peserta telah terhipnotis dengan gaya khasnya “semangat 45”, cara penyampaiannya pun tak kalah menyenangkan dimana ia selalu menggunakan bahasa yang ringan dan mudah di pahami. Dengan demikian, antusiasme dari para peserta sudah terlihat sejak mulai registrasi dan tetap terjaga hingga saat praktek pembuatan display kelas maupun acara telah usai.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

1 Comment

  1. Kegiatan seperti ini harus lah sering sering dilakukan, membuka wawasan guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Artikel