ArtikelArtikel

Penerima Beasiswa Cikal Muamalat-SGI NTB Berbagi Sembako

Ekonomi jelas anjlok di tengah situasi covid-19. Masyarakat miskin jelas semakin berat menangung biaya hidup sehari-hari. Fasilitator dan Penerima Manfaat Beasiswa Cikal Muamalat-SGI di SDN 13 Mataram turut berempati dengan kondisi ini, sehingga menimbulkan inisiatif untuk membagikan sedikit dari rezeki beasiswa yang mereka terima untuk fakir miskin yang berada di sekitar sekolah.

Beasiswa Cikal Muamalat-SGI merupakan program pendayagunaan dana zakat yang di himpun oleh Baitulmal Muamalat bekerjasama dengan Sekolah Guru Indonesia-Dompet Dhuafa menyalurkan beasiswa sekaligus pembinaan rutin kepada 500 siswa fakir/miskin/mu’alaf jenjang SD, SMP dan SMA di Indonesia.

Guru Ahmadi Hidayat selaku guru yang menjadi fasilitator beasiswa di SDN 13 Mataram sekaligus aktivis SGI (Sekolah Guru Indonesia) provinsi NTB memimpin berjalannya aksi berbagi dan melibatkan jajaran kepala sekolah dan guru SDN 13 Mataram, para siswa, serta orang tua Penerima Manfaat. Ia juga menerangkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu kaum dhuafa memenuhi kebutuhan harian dalam situasi sulit wabah covid-19 dan kebutuhan menjelang bulan suci ramadhan.

Ibu Nurmiati, orang tua dari Ahsanul Taqwim, penerima manfaat beasiswa sangat mendukung aksi berbagi ini, mereka merasa bersyukur dan bangga di tengah kesulitan yang melanda anak-anak memiliki rasa empati untuk berbagi kepada sesama.

Sebelum turun aksi, Guru Ahmadi Hidayat memberikan pembekalan prosedur aksi berbagi sesuai protokol kesehatan kepada siswa dan orang tua. Dilanjutkan dengan pembagian Beasiswa dan penyerahan secara simbolis kepada salah seorang warga penerima bantuan sembako. Sebagai antisipasi agar pembagian tepat sasaran dan menghindari kerumunan, Guru Ahmadi memberi amanah kepada siswa dan orang tuanya untuk langsung memberikan bantuan kepada penerima bantuan yang telah dimusyawarahkan dg metode Home Visit.

Lima belas paket sembako telah dibagikan kepada kaum dhuafa di sekitar sekolah. Ibu Uni, petugas pengangkut sampah lingkungan mengungkapkan rasa terimakasihnya telah dibantu. Ibu Uni, selaku petugas kebersihan sekolah juga mengungkapkan rasa syukurnya mendapatkan bantuan sembako dari siswa-siswa, Ibu Ayu mendo’akan para siswa mudah-mudahan menjadi anak yang pintar, shalih dan berguna bagi nusa bangsa dan agama. Ibu Nuraini, orang tua dari Muhammad Haikal Aiman yang juga ikut turun aksi merasa terharu dan bersyukur ketika anaknya di do’akan oleh penerima bantuan.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Artikel