ArtikelKisah Inspiratif

Bertani Ala Sabil

Meningkatnya kasus positif virus corona ( COVID 19 ) di Indonesia menyebabkan bertambahnya masa libur siswa bahkan untuk memutuskan rantai penyebaran virus pemerintah memberlakukan PSBB khususnya di Sumatera Barat. Situasi ini memberikan berbagai macam dampak bagi masyarkat terutama anak-anak yang pola pendidikannya berubah total.
Masa ini dimanfaatkan dengan kegiatan yang positif oleh seorang siswa kelas 5 SD Negeri 01 Bukik Limbuku kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. Muhammad Sabil nama lengkapnya yang biasa dipanggil Sabil yang juga merupakan siswa penerima manfaat beasiswa cikal bank Muamalat Dompet Dhuafa memanfaatkan waktu libur pandemi dengan membantu orang tua dengan bertani. Orang tua Sabil adalah buruh tani dikampungnya yang sehari-hari bekerja di ladang dan sawah tetangganya. Setiap hari ibu Sabil mendapatkan upah sebesar Rp.35.000,- mulai dari jam 08.00 pagi sampai jam 13.00 WIB. Dengan adanya bantuan dari Sabil setiap hari ibunya bisa menambah penghasilan sebesar Rp.15.000,-.Untuk membantu orang tuanya setiap hari Sabil pergi kesawah atau ke ladang membantu ibunya memetik sayur kacang panjang, buncis, terong dan lain-lain.

Sabil mengerjakan pekerjaannya dengan senang hati, menurutnya bertani adalah hal yang menyenangkan dan ia tidak merasa malu untuk melakukan aktivitas tersebut walau harus masuk lumpur dan berpanas-panas. Menurutnya dengan ikut sertanya ia bertani membantu orang tuanya maka ia akan semakin tau bagaimana orang tuanya berjuang mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.Doa dan harapan terucap untuk ananda Sabil semoga kerja keras dan peduli orang tua akan menjadi jalannya mencapai cita-citanya dikemudian hari.
#BeasiswacikalBankMuamalatDompetDhuafa

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Artikel