Tingkatkan Mutu Pembelajaran, SGI Bimbing Guru Buat PTK

132

McNiff (1992) dalam Kusumah (2012:8-9) memandang bahwa hakikat PTK adalah sebagai bentuk penelitian reflektif yang dilakukan oleh guru sendiri yang hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk pengembangan keahlian mengajar.

Lebih lanjut, Kusumah memaparkan bahwa PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan cara (1) merencanakan, (2) melaksanakan, (3) mengamati dan (4) merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.

Sementara, menurut Widayati (2008: 88-89), PTK adalah suatu kegiatan penelitian yang berkonteks kelas yang dilaksanakan untuk memecahkan masalah – masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru, memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran dan mencobakan hal – hal yang baru dalam pembelajaran demi peningkatan mutu dan hasil pembelajaran.

Dari definisi ini dapat disimpulkan bahwa jelas sekali dengan adanya PTK sangat membantu dan bermanfaat bagi guru untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran di kelasnya. Dalam bidang pendidikan, khususnya kegiatan pembelajaran, PTK berkembang sebagai suatu penelitian terapan.

Dengan melaksanakan tahapan-tahapan PTK, guru dapat menemukan solusi dari masalah yang timbul di kelasnya sendiri, bukan kelas orang lain, dengan menerapkan berbagai ragam teori dan teknik pembelajaran yang relevan secara kreatif.

Menurut Dantes (2006:4-5) mengungkapkan bahwa PTK memiliki beberapa karakteristik diantaranya PTK adalah suatu penelitian tentang praktek pembelajaran yang dilakukan oleh guru itu sendiri (an inquiry on practice from within). Kedua, kerjasama antara para pelaku PTK (kolaboratif) dan ketiga PTK adalah suatu kegiatan reflektif.

Dalam implementasi pelatihan SGI Master Teacher salah satu output yang dihasilkan adalah PTK. Dengan mengerjakan PTK, artinya guru belajar, gigih dalam meneliti kemudian dapat dijadikan refleksi pembelajaran, maka tidaklah tidak mungkin guru dapat menemukan dan membentuk pembelajaran yang berkualitas yang berdampak pada meningkatnya mutu proses dan hasil pembelajaran siswa di kelasnya.

Setelah PTK direvisi oleh penguji kemudian guru memperbaikinya dan di akhir hasil karya PTK yang guru sudah buat akan dicetak menjadi sebuah jurnal prosiding pembelajaran. Hal ini juga sebuah bentuk aplikasi dari 10 Nilai kepemimpinan SGI yaitu Gigih Untuk meneliti.

Jika guru terus belajar, gigih dalam meneliti dan merefleksikan pembelajaran maka tidaklah tidak mungkin guru dapat menemukan dan membentuk pembelajaran yang berkualitas yang berdampak pada meningkatnya mutu proses dan hasil pembelajaran siswa di kelasnya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY