Roadshow Guru Pemimpin SGI Sapa Kabupaten Barru Sulawesi Selatan

239

Barru, 19/03/2020, Roadshow Guru Pemimpin SGI kembali dilaksanakan di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan dengan Tema “Ruang Kelas Abad 21”. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kab. Barru. Materi RGP meliputi Metode Pembelajaran Abad 21 dan Display Kelas. Peserta pelatihan sebanyak 72 peserta. Roadshow Guru Pemimpin kali ini diselenggrakan selain sebagai ajang berbagi aktivis SGI Barru sekaligus menjadi ajang persiapan aktivis untuk event-event Roadshow Guru Pemimpin selanjutnya.

Peserta SGI bersama Hasil Karya Media Displai Kelas

Pemateri berasal dari Aktivis SGI Kabupaten Barru, hal ini dilakukan untuk mempersiapkan aktivis daerah untuk mempertajam kemampuan memfasilitasi pelatihan dalam skala yang besar. Ruang Kelas Abad 21 diisi oleh para Trainer SGI diantaranya Guru Nurhaeni, M.Pd dan Heriyanti, M.Pd, serta Rawiah, M.Pd dan Andi Adriana, S.Pd. sebelum pelaksanaan RGP, terlebih dahulu diadakan pembekalan fasilitator dari pengurus SGI Wilayah Sulsel pada pekan sebelumnya. kegiatan RGP dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Barru Bapak H. Mas’ud, MM. Dalam arahannya beliau sangat mengapresiasi pelatihan ini dan berharap akan ada lagi kegiatan serupa yang dilakukan dimasa yang akan datang. Selain itu beliau menyampaikan kesediaan memfasilitasi kegitan SGI berupa penggunaan Aula Dinas Pendidikan jika akan mengadakan kegiatan di Kab. Barru. Satu hal yang menarik yang beliau ungkapkan adalah apresiasi bahwa ini adalah kegiatan yang luar biasa. Biasanya penutupan pelatihan yang beliau hadiri selalu dimajukan dari jadwal, sedangkan pelatihan ini penutupan yang diundur, bagi beliau hal ini  adalah indikasi bahwa peserta menikmati jalannya pelatihan sehingga waktu tidak terasa berlalu.

Penghargaan untuk Peserta Terbaik dalam Pelatihan

Pada akhir kegiatan 2 peserta didaulat untuk menyampaikan pesan dan kesan. Mereka menyampaikan kegembiraan mereka mengikuti pelatihan dan berharap kembali akan ada pelatihan yang diselenggarakan oleh SGI di daerah mereka. Bahkan salah seorang dari mereka bercerita bahwa pada awalnya beliau berniat untuk mengikuti pelatihan hanya sampai setengah hari mengingat ada urusan mengantar anak ke pesantren dan sedang ada tamu di rumah yang sudah hendak pulang hari itu. Alhamdulilah mengikuti satu sesi pelatihan sebelum istirahat beliau memutuskan untuk tetap mengikuti pelatihan sampai akhir dan mengirim kabar ke rumah bahwa beliau akan pulang sore. Menurutnya materi pelatihan ini akan sangat membantu dan memang materi yang sangat ia butuhkan.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY