Permainan Ala Beasiswa Cikal

110

Kesenangan yang dimiliki oleh seseorang akan terpancar dari raut wajahnya. Entah itu dengan memperlihatkan senyuman ataupun dengan kesenangan dalam melakukan suatu kegiatan yang ia ikuti. Inilah yang dirasakan oleh siswa penerima beasiswa cikal dari Baitul Maal Muamalat. Mereka mendapatkan pembinaan dari fasilitator yang tidak lain adalah Guru di Sekolahnya sendiri.

Penerima beasiswa ini adalah siswa Sekolah Dasar 6 Langara dan berjumalah 10 siswa yang terdiri dari kelas 4 dan 5. Mereka terpiilih untuk mendapatkan beasiswa ini karena keterbatasan ekonomi dan memiliki prestasi di sekolahnya. Dan salah satu agenda dari penerima beasiswa ini adalah Pembinaan di tiap bulannya.

Setiap bulan mereka menerima pembinaan dengan materi yang berbeda dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, karakter dan keterampilan siswa. Salah satu yang menarik dari pembinaan ini adalah permainan yang diberikan fasilitator kepada siswa. Permainan ini melatih keterampilan siswa dalam menalar sesuatu. Salah satu bentuk permainannya adalah NUMBRICK.

Numbrick adalah sebuah puzzle matematika yang menggambungkan logika berpikir dan strategi. Lalu bagaiamana aturan bermain permainan ini? Sangat mudah. Terdapat 36 kotak berukuran 6×6 yang telah berisi beberapa bilangan 1-36. Bilangan-biangan tersebut disusun membentuk sebuah jalur yang saling sambung menyambung baik secara horizontal maupun vertical. Tapi tidak boleh secara diagonal. Permainan ini gunanya untuk menggelorakan semangat dan pantang menyerah.

Hal ini terbukti denagan apa yang dirasakan oleh siswa yang mengikuti permainan. Mereka yang awalnya sangat kesulitan dalam melakukan permaianan ini, menjadi pantang menyerah dan ingin mencobanya terus menerus. Sehingga pembinaan yang dilakukan menjadi lebih lama. Permainan yang diberikan bukan hanya Numbrick, namun masih ada beberapa permainan diantaranya adalah Sudoku, Fillomino, Kenken, dan Fubuki Puuzzle.

Pembinaan saat itu menjadi lebih semangat karena antusiasme para siswa. Inilah yang menjadi keunikan dari siswa sekolah dasar. Mereka cenderung lebih senang dengan sebuah permaian ketimbang teori yang diberikan. Oleh karena itu, pembinaan beasiswa cikal menjadi lebih menarik dengan pembinaan karakter dan permainan yang membuat siswa menjadi lebih semangat dan selalu memberikan senyuman diakhir kegiatan.

Oleh: Nardis, M.Pd
Fasilitator Beasiswa Cikal SDN 6 Langara, Kab. Konawe Kepulauan, Prov. Sulawesi Tenggara

BAGIKAN

LEAVE A REPLY