Bangkit Guruku, Bangkit Bangsaku

550

25 November, Hari Guru merupakan peringatan rutin setiap tahun diberbagai negara-negara di dunia dengan tanggal yang berbeda. Peringatan Hari Guru merupakan salah satu upaya pemberian penghargaan kepada guru yang dilakukan oleh para murid sekolah atas jasa guru mereka.

Guru adalah aset paling berharga bagi bangsa ini. Mereka adalah arsitek perancang masa depan bangsa. Dari tangan mereka akan lahir calon pemimpin masa depan. Lantas, guru seperti apa yang mampu berkontribusi untuk membuat bangsa Indonesia bangkit di masa depan?

Sekolah Guru Indonesia – Dompet Dhuafa memiliki cara tersendiri dalam memperingati Hari Guru, yaitu dengan menumbuhkan kembali spirit para guru, melalui talkshow dan bedah buku “Peluh Penawar Rindumu, Indonesiaku”. yang dilaksanakan pada hari selasa, 27 November 2012 bertempat di Aula Buya Hamka Masjid Al-Azhar – Jakarta Selatan.

Talkshow yang menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang mampu membangkitkan semangat dan perjuangan seorang pendidik. Ibu Tien, sebagai salah satu dari penulis buku tersebut dan beliau juga sebagai Guru Model SGI yang mampu membangun pendidikan di P.Rote – NTT. Ibu Wulansari, sebagai pendiri sekolah Al-Falah di daerah Bantargebang yang kita ketahui bersama bahwa daerah tersebut adalah daerah TPS (Tempat Pembuangan Sampah). Beliau sosok yang inspiratif bagi Guru Indonesia. Selanjutnya, Ibu Itje, sebagai pakar dan praktisi pendidikan yang memiliki idealisme tinggi untuk membangun Pendidikan Indonesia.

“Bangkit Guruku, Bangkit Bangsaku”

SELAMAT HARI GURU NASIONAL 2012

Oleh : Shirli Gumilang

BAGIKAN

LEAVE A REPLY